Revitalisasi sentra kerajinan keramik Plered di Kabupaten Purwakarta yang dirintis sejak tahun 2006 melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan menunjukan hasil yang positif yaitu meningkatnya kualitas teknis dan estetis pengrajin disertai dengan meningkatnya minat pasar domestik dan ekspor. Bahkan sejak 2016 para buyer sudah secara rutin melakukan pemesanan (repeat order) tiap tahunnya hingga 2019, memasuki 2020, permintaan produk kerajinan untuk pasar lokal khususnya pot telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan sampai mengalami over pre-order.

Namun, Pandemi COVID-19 khususnya pada masa Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) telah mengakibatkan penurunan penjualan produk anggota Pokja Klaster Keramik Plered secara signifikan. Pandemi juga berdampak pada terhambatnya pelaksanaan kegiatan revitalisasi sentra yang telah berjalan dan juga telah mengakibatkan penurunan pemasaran kerajinan keramik Plered khususnya pasar ekspor hingga mencapai 60%.

Dalam upaya mengatasi permasalahan yang dihadapi anggota Pokja Klaster Keramik Plered untuk meningkatkan kapasitas produk dan dirinya perlu ditemukan solusi yang terpadu. “Kami menawarkan solusi terpadu tersebut yaitu strategi revitalisasi sentra kerajinan keramik pada masa pandemi dengan pengembangan media pelatihan desain keramik pot berbasis daring,” kata Ilmuwan ITB dari Kelompok Keahlian Kriya dan Tradisi FSRD, Dr. Gita Winata, S.Ds., M.Ds. yang memimpin tim pengabdian kepada masyarakat yang beranggotakan Hatif Adiar Almantara, S.Ds., M.Ds. dan Deni Yana, S.Sn., M.Sn. tersebut.

Secara teknis pelaksanaan kegiatan PKM PPMI ITB 2021 ini dibagi menjadi enam tahapan, yaitu studi lapangan dan identifikasi masalah yang dihadapi pengrajin keramik Plered anggota Pokja Klaster Keramik Plered pada masa pandemi, melakukan analisis, membuat pengembangan media pelatihan berbasis daring, melakukan uji coba dan simulasi penggunaan media pelatihan, sosialisasi media dan pelatihan berbasis daring kepada pengrajin, serta implementasi media melalui kegiatan workshop, pelatihan dan pendampingan.

Khusus untuk tahap kelima dan keenam akan dilaksanakan pada pelaksanaan tahun kedua pada 2022. “Dari kegiatan PKM ini dihasilkan beberapa luaran yaitu materi pelatihan daring tentang teknik putar bagi perajin pemula, video pendukung materi pelatihan tentang teknik putar bagi perajin pemula dan simulasi pelatihan daring dengan perajin pemula,” papar Dr. Gita.*

Contact: eginata05@gmail.com

PENULIS ARTIKEL
Dr. Gita Winata, S.Ds., M.Ds. • Kelompok Keahlian Kriya dan Tradisi, FSRD ITB

Tergabung dalam Kelompok Keahlian Kriya dan Tradisi Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB. Setelah menyelesaikan S1 dan S2 di ITB, ia meraih gelar Doktor di Kurashiki University Science and the Art, Kurashiki - Jepang.

117

views

13 June 2022