PM Citarum Harum 2021 - Pembersihan Sungai Citarum Menggunakan Skimmer Sampah Otomatis berbasis Internet of Things
Nama Peneliti (Ketua Tim)

Nina Siti Aminah



Ringkasan Kegiatan

Para peneliti menemukan bahwa sampah di samudera mengandung plastik 16 kali lebih banyak dari yang diperkirakan. Dampak dari limbah plastik tersebut, mengganggu ekosistem perairan dan menyebabkan mahluk hidup perairan menjadi punah. Oleh karena itu perlu dilakukan penanggulangan untuk mengurangi populasi sampah yang ada di perairan, penanggulangan tersebut dapat berawal dari darat, sungai, dan laut. Dengan mengaplikasikan aspek fisika dan teknologi pada proses penanggulangannya, maka pada penelitian ini dibuat prototipe robot pembersih sampah di permukaan air. Prototipe ini memanfaatkan sumber energi listrik dari sel surya yang bersifat ramah lingkungan sebagai sumber daya listrik utama bagi sistem receiver. Sistem kerja prototipe dikontrol dengan memberikan informasi melalui frekuensi radio antara transmitter dan receiver. Transmitter pada prototipe terdiri atas komponen joystick, yang berfungsi untuk menginisialisasikan karakter data perintah yang dikirim ke receiver, yang terdiri dari motor baling-baling, sensor level air dan conveyor. Pada sistem prototipe ini digunakan sensor level air yang berfungsi untuk mendeteksi kedalaman badan kapal yang tercelup oleh air. Untuk memberikan informasi kepada pengguna bahwa gaya apung prototipe robot pembersih sampah tersebut sudah berada di batas ambang, maka sensor ketinggian air tersebut kemudian diintegrasikan dengan buzzer.



Capaian

Prosiding Internasional, Karya Tulis, Prototipe/TRL



Testimoni Masyarakat

Dapat mengambil sampah perairan secara otomatis.