Penerapan Teknologi Penanganan Kerusakan Lubang Jalan Menggunakan Campuran Aspal Dingin
Nama Peneliti (Ketua Tim)

Jongga Jihanny



Ringkasan Kegiatan

Pemerintah baik pusat maupun daerah memiliki keterbatasan dalam pengelolaan dan pemeliharaan jalan. Keterbatasan pemerintah dalam mempercepat waktu perbaikan kerusakan jalan ini  akan lebih meningkatkan derajat kerusakan jalan yang lebih tinggi. Disadur dari beberapa sumber, jenis kerusakan lubang atau pothole merupakan kerusakan yang paling sering terjadi di infrastruktur jalan. Penanganan kerusakan lubang ini umumnya diatasi menggunakan tambalan/patching dari campuran aspal panas (hot mix). Namun, akibat keterbatasan waktu maupun anggaran, kebanyakan kerusakan lubang ini belum dapat tertangani sehingga menyebabkan kerusakan meluas. Masyarakat sebagai pengguna jalan merasakan kerugian dari adanya kerusakan lubang ini baik terkait dengan kenyamanan maupun keselamatan lalu lintas. Pada beberapa kasus, masyarakat memiliki inisiatif sendiri untuk memperbaiki kerusakan dengan cara menimbun lubang menggunakan agregat/batu pecah saja. Hal ini dikarenakan adanya keterbatasan dari masyarakat untuk menggunakan campuran aspal panas yang memerlukan teknologi/keahlian khusus dalam aplikasinya. Pusjatan (Puslitbang Jalan dan Jembatan) PUPR mengembangkan suatu metode penanganan jalan yang lebih praktis yaitu Tambal Cepat Mantap pada tahun 2017 menggunakan campuran aspal dingin. Produk TCM ini telah dikemas dalam kantong dengan berat bersih 25 kg yang berisi agregat dan aspal mix, sehingga lebih mudah dilaksanakan di lapangan. Produk aspal dingin ini telah diproduksi oleh PT. Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) dan telah berhasil diaplikasikan di beberapa ruas jalan nasional. Hanya saja penggunaannya belum luas di kalangan masyarakat yang mungkin salah satunya disebabkan kurangnya sosialisasi baik produk maupun teknik penggunaannya di masyarakat. Kegiatan PKM yang diusulkan pada saat ini adalah melanjutkan kegiatan PKM tahun  sebelumnya untuk melakukan sosialisasi penerapan teknologi tepat guna serta perbaikan jalan menggunakan metode penambalan langsung, dengan melibatkan PT. JMTM dan Pusjatan sebagai mitra.  Dampaknya terhadap masyarakat selain berupa proses transfer teknologi, adalah adanya perbaikan jalan di lokasi wilayah PKM dan output lainnya adalah berupa berita/informasi, video kegiatan maupun artikel ilmiah yang dimuat di web/media sosial maupun publikasi ilmiah.



Capaian

Karya Tulis



Testimoni Masyarakat

Beberapa dampak PKM kepada masyarakat yang diharapkan pada kegiatan PKM ini antara lain adalah: a) Masyarakat tahu bagaimana cara menerapkan perbaikan jalan dengan metode penambalan langsung dan memiliki kemampuan untuk secara mandiri melakukan perbaikan jalan dengan metode tambal langsung secara mandiri. b) Kontribusi masyarakat didapat dalam bentuk gotong royong baik berupa tenaga/keahlian, alat, dll. untuk memperbaiki jalan yang rusak di sekitar tempat tinggalnya. c) Perbaikan langsung kerusakan jalan berupa penambalan lubang di lokasi PKM sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat untuk mengatasi permasalahan masyarakat yang terjadi d) Menurunkan resiko bahaya kecelakaan lalu lintas akibat jalan rusak dan meningkatkan kenyamanan para penggunan jalan dalam berkendara.