Nelayan Tradisional Go Digital
Nama Peneliti (Ketua Tim)

Mutiara Rachmat Putri



Ringkasan Kegiatan

Nelayan tradisional umumnya menangkap ikan di wilayah pesisir di area tempat tinggalnya. Area penangkapan ikan tidak akan jauh dari pesisir dan peralatan yang digunakan pun adalah peralatan sederhana seperti alat pancing ataupun jaring. Oleh karena itu umumnya pendapatan para nelayan tradisional sangat terbatas. Dengan naiknya harga bahan bakar yang digunakan untuk setiap pelayaran, menjadikan masyarakat dalam kelompok nelayan tradisional ini memiliki pendapatan yang rendah. Alat Pelacak Ikan Nirkabel yang menggunakan sistem internet of things (IoT) ini pada dasarnya mengirim sinyal hidroakustik kedalaman batimetri dan kedalaman obyek yang terdeteksi di dalam laut, yang di anggap sebagai ikan. Berbeda dengan fishfinder yang ada dipasaran, maka alat ini tidak menggunakan kabel penghubung antara tranduser/sensor, transmitter dan receiver-nya. Nelayan akan menerima data di handphone dalam bentuk digital yang menentukan lokasi dan kedalaman ikannya. Harapannya nelayan tradisional langsung menuju sasaran dan menyesuaikan dengan jaring/alat pancing yang dimiliki untuk menangkap ikan. Alat ini dibuat dengan 2 skema dan tanpa kabel (praktis), yaitu ditempelkan di badan kapal, sehingga kapal berjalan pun dapat terdeteksi keberadaan ikan dan dilepas permukaan laut (dengan diikat di kapal agar tidak terlalu jauh) sehingga nelayan dapat bebas memancing/menjala ikan.

Alat PINK ini diproduksi terbatas untuk nelayan di Kabupaten Badung, Bali. Kegiatan dilakukan selama dua hari, di Kelurahan Kuta dan uji coba di laut yang diadakan di Pantai Kelan, Kabupaten Badung, Bali. Oleh karena itu pada tahun pertama ini pelatihan akan dikhususkan bagi kelompok nelayan dan pemuda di daerah Pantai Kelan, Kabupaten Badung, Bali dengan ikan pelagis kecil di pesisir pantai selatan Bali. Sosialisasi dilakukan pula di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.



Capaian

memberikan pelatihan penggunaan alat Pelacak Ikan Nirkabel berbasis internet of things bagi kelompok nelayan tradisional



Testimoni Masyarakat

Manfaat kegiatan ini digunakan sebagai wadah aktifitas MBKM mahasiswa S1, pengambilan data Tugas Akhir Mahasiswa. Memperkenalkan teknologi kelautan bagi masyarakat.