Impelementasi Mesin Pemecah Kemiri di Desa Silaipui, Nusa Tenggara Timur
Nama Peneliti (Ketua Tim)

Budi Heryadi



Ringkasan Kegiatan

Desai Silaipui merupakan desa dengan komoditas utama berupa kemiri berkualitas tinggi. Hal ini mendorong 80% penduduknya untuk bermatapencaharian sebagai petani kemiri. Untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup, para petani berusaha meningkatkan harga jual kemiri dengan cara memisahkan biji kemiri dari cangkangnya yang keras. Selama ini, cangkang dipecahkan dengan menggunakan tangan dan alat tradisional. Hal ini menuntut para petani untuk mengeluarkan banyak waktu dan tenaga. Untuk membantu petani menghemat waktu dan tenaga, ITB dan Kemendesa PDTT menyelanggarakan pengabdian masyarakat dengan cara menyediakan mesin pemecah cangkang kemiri bertenaga listrik. Pada pelaksanaan program ini, tim yang berasal dari FTMD ITB membantu merancang dan membuatkan empat buah mesin pemecah kemiri yang memiliki sistem pengaturan kecepatan putar. Setelah itu, tim memberikan edukasi kepada para petani tentang cara mengoperasikan mesin. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para petani kemiri di Desa Silaipui mendapat kemudahan dalam menjalankan profesinya, dan mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik.



Capaian

Menyediakan mesin pemecah kemiri bertenaga listrik



Testimoni Masyarakat

Bagi FTMD ITB, kegiatan ini memberi manfaat sebagai media penerapan keilmuan dan teknologi, sehingga FTMD ITB dapat menjalankan perannya sebagai komponen pembangun bangsa. Secara nasional, kegiatan ini memberi manfaat berupa pemerataan penerapan teknologi, sehingga terwujud keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.