Diseminasi Teknologi Pemanfaatan Serangga sebagai Peningkatan Produksi Pertanian, Penyedia Sumber Nutrisi, Pengolahan Limbah Organik dan Bahan Baku Industri pada Kelompok Tani Berbasis Budidaya dan Pengolahan Kopi
Nama Peneliti (Ketua Tim)

Ramadhani Eka Putra



Ringkasan Kegiatan

Pada kelompok pembudidaya dan pengolaha kopi, terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian yaitu (1) peningkatan kuantitas dan kualitas dari biji kopi yang dihasilkan, (2) pengolahan limbah dari proses budidaya dan pengolahan kopi, dan (3) aspek sosial ekonomi dari pengembangan industri. Kuantitas dan kualitas dari biji kopi sendiri berkaitan dengan proses seperti proses penyerbukan, perlindungan pasca panen. Di sisi lain, limbah kopi yang berupa kulit buah dan cangkang biji kopi yang tercampur selama proses pengelupasan sangat berpotensi untuk diolah menjadi bahan yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah secara alami yaitu pupuk organik/kompos. Selain untuk kompos, limbah kopi dapat digunakan sebagai komponen penyusun pakan dalam suatu formulasi bersama bahan pakan penyusun lainnya, sehingga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian ternak domba terutama dalam kecukupan bahan kering, protein tercerna dan energi metabolis. Pada tahun kedua, direncanakan akan dilakukan pelatihan dan transfer teknologi terkait dengan (1) pengenalan aplikasi stingless bees lokal sebagai agen penyerbuk dengan rencana memperluas wilayah aplikasi dan pengembangan produk turunan dari lebah madu, (2) teknologi berkaitan dengan perlindungan buah kopi terhadap serangan hama serangga baik sebelum panen maupun pasca panen, (3) teknologi berkaitan dengan pengolahan pasca panen, (4) teknologi pengolahan limbah pertanian menggunakan serangga sebagai agen pengendali untuk menghasilkan kompos dan sumber pakan baru, selain pengembangan produk-produk bernilai ekonomi maupun sebagai bagian dari sistem pertanian kopi terintegrasi, dan (5) pengenalan manajemen usaha untuk penentuan langkah strategis berkaitan dengan peningkatan daya saing usaha.



Capaian

Penerapan Teknologi Tepat Guna, Penerapan Karya Tulis, Pelaksanaan Kegiatan Kepedulian Sosial berupa pendidikan/penyuluhan/pendampingan



Testimoni Masyarakat

Kejadian pandemic Covid-19 menyebabkan terjadinya penurunan permintaan kopi sebagai sumber pemasukan utama dari sebagian besar mitra sehingga mitra mengalihkan pemasukan kepada produk-produk yang merupakan sampingan dari usaha perkebunan kopi, seperti pertanian hortikultura. Walaupun mendapatkan pemasukan, akan tetapi nilai jual dari produk hortikultura juga mendapatkan imbas dari kondisi pandemic sehingga nilai penjualan produk sulit untuk menjadi modal bagi proses budidaya selanjutnya. Permasalahan lain yang terjadi sebagai dampak dari pandemi adalah kegiatan usaha menjadi bersifat desentralisasi dimana setiap petani melakukan usaha masing-masing di lokasi mereka. Kondisi ini menyebabkan model teknologi dan pengetahuan harus diberikan sesuai dengan kondisi dari masing-masing petani (tailor made).