Tim Pengabdian Masyarakat P2D ITB Mengadakan Webinar Pengembangan Kewirausahaan BUMDes dengan Berbasiskan Pentahelix

BANDUNG, lppm.itb.ac.id-21 November 2021, tim Pengabdian Masyarakat Pusat Pemberdayaan Perdesaan ITB (P2D-ITB) menyelenggarakan webinar dengan topik "Pengembangan Kewirausahaan BUMDes dengan Berbasiskan Pentahelix". Kegiatan ini merupakan rangkaian akhir dari program pengabdian masyarakat P2D ITB.

Acara yang dihadiri oleh 224 peserta dari berbagai kalangan ini, membahas dan memberikan gambaran kepada masyarakat umum maupun pengelola BUMDes seluruh Indonesia, bagaimana peranan pentahelix (akademisi, pebisnis, masyarakat, komunitas dan media) dalam pengembangan BUMDes.

Webinar ini dihadiri oleh beberapa narasumber, di antaranya Dewan Kehormatan PWI Jakarta, Budhiana Kartawijaya, Chief Financial Officer Bizhare, Guru Besar SBM ITB Prof. Wawan Dhewanto, Ph.D., Kepada DPM Desa Provinsi Jawa Barat, dan Ketua BUMDes Cakrabuana Desa Guranteng Ijang Hilman Mubarok, A.Md.

Pada sesi pertama, Firman Nurtafiyana selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat DPM Desa Provinsi Jawa Barat, mewakili elemen Perintah menyampaikan capaian-capaian Provinsi Jawa Barat dalam pengembangan BUMDes. Disampaikan juga bahwa strategi pemulihan ekonomi desa di Jawa Barat dilakukan dengan mengoptimalkan teknologi digital dan pengembangan ekonomi kreatif.

Pada sesi kedua, perwakilan elemen bisnis, Gatot Adhi Wibowo Founder sekaligus Chief Financial Offfice (CFO) BIZHARE salah satu fintech crowdfunding pertama di Indonesia yang memiliki skema investasi konvesional maupun syariah. Dalam hal ini dipaparkan bahwa BUMDes dapat mendapatkan modal dengan menerbitkan saham atau melalui sukuk untuk skema syariah. BIZHARE juga memiliki inkubator yang membantu mitra usaha untuk meningkatkan kapasitas bisnisnya.

Pada sesi ketiga, perwakilan elemen media, Budhiana Kartawijaya dari Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat menyampaikan bagaimana Storynomics yang digagas oleh Robert Mckee dapat digunakan untuk mengangkat produk-produk yang unik dari BUMDes menjadi sebuah produk yang viral di media sosial dan dapat dikonversi menjadi keuntungan ekonomi bagi Desa.

Pada sesi keempat, mewakili komponen komunitas BUMDes, Ijang Hilman Mubarok, menyampaikan potensi pengembangan BUMDes di Desa Guranteng diantaranya peternakan sapi perah, pakan ternak dan obyek wisata disekitar desa yang bisa dikembangkan.

Pada sesi terakhir, mewakili komponen akademisi, Wawan Dewanto, Guru Besar ITB di bidang kewirausahaan menyampaikan ekosistem kewirausahaan agar bisnis BUMDes dapat berkembang dan berkelanjutan.

Melalui webinar tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman yang cukup untuk mengoptimalkan pentahelix, yaitu sinergi dengan lima komponen meliputi akademisi, pebisnis, masyarakat, komunitas, dan media, dalam pengembangan BUMDes di desanya masing-masing. Acara ini berlangsung dengan lancar serta terjadi dialog tanya jawab antara peserta dan pembicara. Tiga penanya terbaik dalam webinar ini mendapatkan benefit berupa voucher potongan harga untuk sesi konsultasi di sebuah perusahaan konsultan keuangan.

Salah satu narasumber, R. Firman Nurtafiyana, SPT., M.E. yang mewakili DR. Ir. H. Dicky Saromi, M. Sc. selaku Kepala DPM Desa Provinsi Jawa Barat mengatakan, kegiatan webinar ini sangat baik diselenggarakan secara konsisten mengingat kapasitas LPPM dan PPD ITB yang sangat pas. Melihat antusaiasme peserta, ia pun menyarankan supaya ITB dapat membuka forum komunikasi dan bisnis pascawebinar secara langsung antarsemua unsur penyelenggara, peserta dan pemateri.

Selain itu salah satu peserta yang diwawancarai reporter Humas ITB, Yati, dari Desa Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, menyampaikan, dengan mengikuti webinar ini banyak sekali ilmu dan inspirasi yang didapatkannya. Ia berharap webinar ini dapat memotivasi para pengurus BUMDes supaya terus semangat dalam mengembangkan usahanya, khususnya bagi pengurus BUMDes Mutiara Selatan Desa Cikalong Kabupaten Tasikmalaya.

Selain webinar, tim pengabdian kepada masyarakat P2D-ITB yang diketuai oleh Oktofa Yudha Sudradjat, Ph.D. ini telah melakukan rangkaian kegiatan yang bekerja sama dengan BUMDes Cakrabuana, Desa Guranteng Kab.Tasikmalaya. Kegiatan tersebut meliputi: survei awal potensi dan kondisi Desa Guranteng serta pergerakan BUMDes-nya, pengambilan data primer berupa analisis pasar, kemudian kegiatan workshop pembuatan perencanaan bisnis untuk BUMDes yang telah selesai dilaksanakan pada 21 Agustus 2021 lalu.

Penyunting: Ali Hasan Asyari

879

views