Tanggap Bencana Longsor di Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) oleh LPPM ITB, Unpad, dan PT Wings Group

Pada malam Minggu, tanggal 24 Maret 2024, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dikejutkan oleh sebuah bencana alam yang menghancurkan sebagian besar wilayah Kampung Gintung RT 03/07 dan sekitarnya. Tanah longsor dahsyat yang disebabkan oleh hujan deras yang berkepanjangan telah menimbun puluhan rumah, dan memaksa penduduk yang selamat untuk mengungsi.

Bencana longsor tersebut terjadi sekitar pukul 23.20 WIB, air lumpur yang bercampur dengan material kayu mulai mengalir deras di sekitar rumah-rumah warga. Dalam sekejap, rumah-rumah itu terkubur dalam lumpur.

Upaya pencarian pasca bencana dilakukan untuk menemukan sepuluh orang yang diduga tertimbun di bawah reruntuhan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Meidi, menjelaskan bahwa bencana ini bukanlah kejadian yang terisolasi. Banjir bandang terjadi di Kampung Joglo, Desa Sirnagalih, sementara longsor melanda Kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, semuanya terjadi pada Kamis, 24 Maret 2024.

Sekitar 30 rumah rusak dan tertimbun lumpur, 350 jiwa yang terpaksa mengungsi di tempat-tempat penampungan yang disediakan. Mayoritas pengungsi adalah perempuan dan lansia.

Setelah tujuh hari operasi pencarian resmi dihentikan pada 31 Maret 2024, namun upaya pemulihan dan rehabilitasi terus berlanjut. Pada tanggal 29 Maret 2024, Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITB bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, IKA UNPAD Komisariat Fakultas Kedokteran, dan PT Wings Group memberikan bantuan kepada korban longsor di Desa Cibenda. Bantuan tersebut mencakup obat-obatan dan kebutuhan dasar, yang diharapkan dapat meringankan penderitaan bagi mereka yang terkena dampak bencana.

72

views