Mengejar Trimiristin, “Harta Karun” Pala, Peneliti ITB Kolaborasi dengan Dinas Perkebunan Fakfak

Dr. Handajaya Rusli, seorang dosen <span;>Kimia ITB grup Kimia Analitik, melakukan pengujian terhadap lemak pala Fakfak, untuk mendapatkan Trimiristin.

Ditemui di laboratorium Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Papua Barat pada Rabu, 1 November 2023 lalu, Dr Han, panggilannya, menjelaskan bahwa, trimiristin merupakan salah satu zat yang ada di dalam pala, yang biasanya digunakan pada produksi kosmetik serta produk-produk yang lain, yang memiliki nilai tinggi dibanding produk pala yang telah kita kenal pada umumnya, semisal manisan pala, sirup pala dan sejenisnya.

“Lemak pala yang dilarutkan dengan heksana, kemudian menghasilkan minyak yang kental. Setelah melalui beberapa proses, hasil akhirnya akan menghasilkan trimiristin,” jelas Dr. Han.

Dalam pengamatan infofakfak, trimiristin ini memiliki bentuk fisik berupa serbuk padat putih.

Abdul Jalil karoror, <span;>Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak mengatakan, “Kami berusaha untuk mendapatkan trimeristin, karena trimeristin memiliki nilai ekonomis yang tinggi,”

Kabar baiknya, 1 gram trimeristin bisa berharga ratusan ribu rupiah. Kabar kurang baiknya, trimiristin ini tidak bisa diperoleh melalui industri rumahan, karena harus melalui proses laboratorium.

Lemak pala yang merupakan bahan awal untuk mendapatkan trimiristin ini sendiri, didapatkan dari ekstrak biji pala. Dari 1 kg biji pala, akan menghasilkan lebih kurang 200 gram atau 20% lemak pala. Lantas, d<span;>ari lemak pala yang berkualitas bagus, bisa mendapatkan trimeristin sebanyak 50% dari berat m8nyak pala tersebut.

Pala Fakfak dinilai memiliki kandungan trimiristim yang baik, karena mengandung banyak lemak.

Mengutip informasi dari internet, trimiristin adalah salah satu lemak yang bisa dimanfaatkan sebagai aditif untuk kosmetik.

192

views