ITB dan YPMHB Dukung Peningkatan Produksi Sayur dan Kopi Sipirok

Dosen Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH), salah satu Fakultas di Institut Teknologi Bandung (ITB) terdiri dari Dr. Aos, Dr. Endah Sulistyawati, Dr. Rijanti Rahayu, dan Ir. Agustania, MP yang merupakan TIM Pengabdian Masyarakat ITB berkolaborasi dengan Yayasan Pendidikan Marsipature Hutanabe (YPMHB), melakukan kegiatan pelatihan peningkatan produktivitas tanaman kopi dan sayuran, di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), 15 hingga 17 Juli 2022.

Kegiatan itu dilanjutkan dengan pendampingan oleh mahasiswa program MBKM. Mereka terdiri dari 2 orang mahasiswa, untuk Rekayasa Pertanian dan 1 orang mahasiswa Teknologi Pasca Panen SITH ITB, sampai tanggal 13 Agustus 2022.

Adapun lokasi kegiatan adalah di Desa Sampean dengan Mitra Petani dari Kelompok Tani Mekarsari Sayuran dan Kelompok Tani Mekarsari Perkebunan.

Pelatihan juga di hadiri oleh perwakilan forum petani Sipirok. Materi pelatihan berupa kegiatan untuk meningkatkan kemampuan petani dalam pembuatan pupuk organic dalam mendukung peningkatan ketersediaan pupuk organic guna mendukung pengembangan budidaya sayuran dan kopi organic yang berkelanjutan.

TIM PPM ITB didampingi Camat Sipirok, Sahruddin Perwira menyerahkan bantuan secara simbolis, mesin pencacah kompos beserta peralatan lainnya. Semua itu, untuk mendukung pembuatan pupuk organik.

Camat Sipirok menyebut, sangat mendukung dan berharap adanya pendampingan sehingga produksi pupuk organic dapat berkelanjutan dan produktivitas lahan pertanian meningkat baik dari kualitas, kuantitas maupun kontinuitasnya.

Petani peserta pelatihan juga berharap adanya pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan dari para pihak terkait. Dalam bidang pemasaran, YPMHB yang diketuai Kumala Siregar menginisiasi  kerjasama pemasaran dengan menampung beberapa hasil sayuran dari kelompok tani.  Selain itu, YPMHB juga  membantu pemasaran kopi dengan memperluas jaringan pemasarannya melalui kerjasama dengan berbagai pihak.

418

views